Hadiri Halal Bihalal KKSS Kutim, Leni Ajak Masyarakat Tetap Jaga Persatuan di Tahun Politik

Sabtu, 11 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Leni Angriani, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menghargai keragaman dan berperan aktif dalam memelihara serta melestarikan tradisi dan budaya. Hal tersebut disampaikan Leni Angriani setelah menghadiri acara Halal Bi Halal Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKSS) Kutim di Gedung Serba Guna (GSG), Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (11/05/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Leni Angriani menegaskan pentingnya keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti KKSS sebagai wadah untuk mempersatukan masyarakat, khususnya yang berasal dari Sulawesi yang kini berada di Kutim.

“Salah satunya KKSS yang bisa menjadi wadah untuk mempersatukan bagi masyarakat khususnya yang berasal dari pulau Sulawesi yang ada di Kutim,” ujarnya.

Politisi dari Partai Berkarya ini berharap, organisasi kemasyarakatan yang ada di Kutim dapat berdampingan secara damai dan tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu yang bisa menimbulkan keresahan. Leni mengingatkan agar organisasi tidak dibawa ke ranah politik praktis yang dapat memecah belah persatuan.

“Namanya paguyuban kan memang harus membaur dengan paguyuban lainya, dalam artian jangan sampai organisasi ini kita bawa bawa ke ranah politik, saya kwatir akan pecah,” ungkap Leni.

Leni juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi, terutama di tahun politik seperti sekarang. Ia menekankan pentingnya memilah informasi yang diterima dari media sosial, yang seringkali belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Untuk urusan politik kita masing-masing aja, tapi paguyuban kan tujuannya untuk persatuan,” pungkasnya. (AD01/DPRD)

829Dibaca

Berita Terkait

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Selasa, 15 September 2026 - 20:33 WITA

Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA