Siap Rambah Pasar Internasional, Ini 3 Produk Unggulan UMKM Kutai Timur

Rabu, 29 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Buah hasil pembinaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kepada para pelaku UMKM di Kutai Timur selama bertahun-tahun, kini mulai nampak terlihat manis. Pasalnya, atas upaya pembinaan intensif tersebut, Kutim saat ini telah memiliki 3 produk UMKM unggulan asli Kutai Timur, yang dipastikan siap merambah pasar internasional.

Kabid Pembinaan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Pasombaran memamerkan salah satu produk unggulan hasil UMKM lokal. (*/ ist)

Mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Teguh Budi Santoso, Kabid Pembinaan UMKM, Pasombaran, mengungkapkan bahwa tiga produk unggulan tersebut adalah madu kelulut beserta turunannya, abon ikan, dan amplang. Produk-produk ini dipilih dari 11 produk UMKM yang telah dibina Diskop UKM Kutim melalui 21 kali bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2023, bekerja sama dengan Global Entrepreneurs Professional (GENPRO).

Pasombaran juga menambahkan bahwa produk-produk ini telah melalui proses kurasi ketat sebagai penilaian akan potensi mereka untuk bersaing di pasar internasional.

“Kutim sudah memiliki tiga produk unggulan untuk masuk pasar ekspor, yaitu madu kelulut dan turunannya, abon ikan, serta amplang,” jelas Pasombaran.

Diskop UKM Kutim optimis bahwa dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang solid dengan para pelaku UMKM, produk-produk unggulan Kutim akan mampu bersaing di pasar internasional.

“Pasar yang dibidik adalah negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan beberapa negara lainnya. Kami harapkan ekspor sudah bisa dimulai tahun ini,” ujarnya optimis.

Untuk mewujudkan ekspor ini, Diskop Kutim telah melakukan komunikasi intensif dengan pihak eksportir di Balikpapan. Saat ini, proses persiapan legalitas produk sedang berlangsung, termasuk perolehan Izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), izin dari Departemen Kesehatan, dan sertifikat halal.

Baca Juga  Fraksi Demokrat Beri Catatan Untuk Pemkab Terkait Nota Penyampaian Raperda APBD Kutim Tahun Anggaran 2024

“Semua ini merupakan syarat wajib untuk ekspor,” pungkasnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Pelabuhan Kenyamukan Ditargetkan Beroperasi 2028 untuk Tekan Disparitas Harga di Kutai Timur
Atasi Perbedaan Data Warga, Disdukcapil Kutim Beri Akses SIAK Terbatas untuk RT
Proyek Strategis Rp144 Miliar, Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Masuki Tahap Review Kontrak
Kepemilikan KIA di Kutim Capai 78,02 Persen, Lampaui Target Nasional
Cakupan BPJS Kesehatan Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC
Siap Kawal: Penghubung Layanan Adminduk Lintas Instansi di Kutim
Kualitas Udara Memburuk, Disdikbud Kutim Liburkan Sekolah dan Terapkan Pembelajaran Daring
Dinkes Kutim Penuhi Dokter Spesialis di RS Kecamatan, Muara Bengkal Kini Punya Tujuh Dokter

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:01 WITA

Pelabuhan Kenyamukan Ditargetkan Beroperasi 2028 untuk Tekan Disparitas Harga di Kutai Timur

Sabtu, 19 September 2026 - 08:15 WITA

Atasi Perbedaan Data Warga, Disdukcapil Kutim Beri Akses SIAK Terbatas untuk RT

Jumat, 18 September 2026 - 10:22 WITA

Proyek Strategis Rp144 Miliar, Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Masuki Tahap Review Kontrak

Jumat, 18 September 2026 - 09:26 WITA

Kepemilikan KIA di Kutim Capai 78,02 Persen, Lampaui Target Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 08:28 WITA

Cakupan BPJS Kesehatan Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Atasi Perbedaan Data Warga, Disdukcapil Kutim Beri Akses SIAK Terbatas untuk RT

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:15 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kepemilikan KIA di Kutim Capai 78,02 Persen, Lampaui Target Nasional

Jumat, 18 Sep 2026 - 09:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cakupan BPJS Kesehatan Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:28 WITA