Dispar Kutim Sebut Ekonomi Kreatif Ruh Pariwisata, SINDaKRAF Jadi Jembatan Lapangan Kerja Baru

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kutai Timur (Dispar Kutim), Akhmad Rifanie, menyoroti peran sentral ekonomi kreatif (Ekraf) sebagai ‘ruh’ dari sektor pariwisata. Menurutnya, inovasi dan kreativitas para pelaku usaha lokal merupakan elemen krusial yang tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan, tetapi juga menjadi mesin penciptaan lapangan kerja dan wadah ekspresi budaya daerah.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kutai Timur (Dispar Kutim), Akhmad Rifanie. (M2P/sangattaku)

Hal ini disampaikannya usai peluncuran Aksi Perubahan SINDaKRAF 2025 (Sinergi Data Ekonomi Kreatif), program yang dirancang untuk membangun sistem data terintegrasi bagi Ekraf. Rifanie menjelaskan, keberhasilan sektor pariwisata di Kutim sangat bergantung pada kekayaan dan kualitas produk kreatif yang ditawarkan masyarakat lokal. Produk-produk ini mencakup segala aspek, mulai dari kuliner khas daerah, kriya, seni pertunjukan, hingga mode dan produk digital.

“Ekonomi kreatif adalah ruh dari pariwisata. Ia tidak hanya menghadirkan daya tarik tambahan bagi wisatawan, tetapi juga menjadi wadah ekspresi budaya lokal dan penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” tegasnya.

Oleh karena itu, Dispar Kutim berupaya keras memastikan Ekraf dapat bertumbuh secara berkelanjutan dan mandiri. Dikatakan Rifanie, melalui sistem SINDaKRAF, pemerintah daerah akan lebih mudah mengidentifikasi secara presisi kebutuhan pelatihan, pendampingan, dan peluang pasar yang dibutuhkan oleh masing-masing pelaku usaha.

Data yang akurat ini berfungsi ganda, yaitu untuk penguatan jejaring usaha di internal Kutim dan ekspansi pasar ke luar daerah. Data yang kuat akan menjadi dasar untuk memfasilitasi promosi produk lokal, membuka akses ke pasar nasional, bahkan memperkenalkan keunggulan Bumi Tuah Etam ke kancah internasional.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kolaborasi lintas bidang yang lebih terstruktur. Misalnya, seniman kriya dapat berkolaborasi dengan sektor digital untuk promosi online, atau pelaku kuliner dapat bersinergi dengan destinasi wisata untuk menawarkan paket pengalaman yang autentik.

Baca Juga  Kasmidi Bulang Kunjungi Muara Gabus, Serahkan Bantuan Ambulans untuk Pelayanan Kesehatan

Rifanie optimistis, dengan adanya data yang terpetakan dengan baik, dukungan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah akan lebih transformatif, menghasilkan peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha, dan secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional. (adv/Diskominfo Kutim)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Selasa, 15 September 2026 - 20:33 WITA

Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA