Pemkab Kutim Fokus Benahi Fasilitas Wisata Strategis, Sejumlah Pembangunan Berjalan Bertahap

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pariwisata terus melakukan pembenahan fasilitas wisata strategis di berbagai destinasi. Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah, mengatakan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran dan kebutuhan di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah fasilitas dasar terus dilengkapi untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Fasilitas tersebut meliputi toilet, gazebo, jalan lingkungan wisata, hingga area parkir di beberapa lokasi prioritas.

Salah satu yang telah dikerjakan adalah penyediaan gazebo dan toilet di Pantai Marang, serta pembangunan jalan internal kawasan wisata Sukamaju pada 2024. Selain itu, Dispar juga membangun Sekretariat Pokdarwis sebagai pusat kegiatan masyarakat pengelola wisata.

Untuk tahun depan, fokus pembangunan diarahkan pada destinasi yang dinilai memiliki potensi besar. “Kita fokus di Pulau Miang, kemudian di Pantai Jupu-Jupu dan Pantai Marang,” kata Nurullah dalam kesempatan wawancara.

Ia menyebut kawasan Sangkulirang juga menjadi perhatian, meski akses yang masih sulit membuat pengerjaan di wilayah tersebut membutuhkan penanganan khusus.

Nurullah menegaskan bahwa seluruh pembangunan dilakukan bertahap hingga 2029, sejalan dengan target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Salah satunya ialah rencana pengembangan Teratak Ulin, termasuk penambahan area terbuka dan fasilitas pendukung lain.

Selain fasilitas dalam kawasan wisata, Dispar Kutim juga membenahi area pendukung seperti dermaga, pos jaga, hingga area parkir di Sabalokan untuk mendukung mobilitas pengunjung.

“Kita benahi dermaga, bangun toilet, pos keamanan dan parkir. Dua tahun terakhir ini pengunjung sudah semakin meningkat,” jelasnya.

Peningkatan fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata lokal dan mendorong masyarakat Kutai Timur memilih berlibur di daerah sendiri. (adv/Diskominfo Kutim)

830Dibaca

Berita Terkait

Tutup Festival Ekraf 2025, Dispar Kutim Dorong Pelaku Kreatif Naik Kelas
Festival Ekraf 2025 Resmi Ditutup, Kolaborasi Pemuda Kutim Hebat dan Dispar Kutai Timur
Wisata Sawah Teluk Pandan Mulai Dorong Aktivitas Ekonomi Warga
Koordinasi Lintas Dinas Jadi Kunci Tata Kelola Wisata dan Penangkaran Buaya di Kutai Timur
Kunjungan Wisata Kutim Naik Signifikan, Dispar Sebut Pelatihan SDM Beri Dampak Nyata
Wisata Sawah Teluk Pandan Dikelola Warga, Jadi Program Unggulan Desa
Dispar Kutim Dorong Desa Wisata Mandiri Lewat Penguatan Tata Kelola dan Promosi
Pelatihan Pemandu Arung Jeram dan Digitalisasi Ekraf Digenjot untuk Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata Kutai Timur

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 08:43 WITA

Tutup Festival Ekraf 2025, Dispar Kutim Dorong Pelaku Kreatif Naik Kelas

Minggu, 30 November 2025 - 08:05 WITA

Festival Ekraf 2025 Resmi Ditutup, Kolaborasi Pemuda Kutim Hebat dan Dispar Kutai Timur

Kamis, 27 November 2025 - 10:09 WITA

Wisata Sawah Teluk Pandan Mulai Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Kamis, 27 November 2025 - 09:04 WITA

Pemkab Kutim Fokus Benahi Fasilitas Wisata Strategis, Sejumlah Pembangunan Berjalan Bertahap

Kamis, 27 November 2025 - 08:29 WITA

Koordinasi Lintas Dinas Jadi Kunci Tata Kelola Wisata dan Penangkaran Buaya di Kutai Timur

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA