Sportivitas Jadi Pesan Kunci Kepala Dispora Saat Pembukaan Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup 2025

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pembukaan Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup 2025 tidak hanya menandai dimulainya kompetisi, tetapi juga menjadi momen bagi pejabat daerah untuk menyampaikan pesan penting mengenai etika bertanding dan strategi pembinaan jangka panjang. Acara yang digelar di GOR Kudungga, Kutai Timur, pada Jumat (28/11/2025) ini mendapat sorotan khusus dari Pemerintah Daerah dan legislatif.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur, Basuki Isnawan saat membuka Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup 2025. (M2P/sangattaku)

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur, Basuki Isnawan, menegaskan bahwa aspek sportivitas harus menjadi nilai utama dalam setiap pertandingan. Basuki menyebut turnamen ini sebagai salah satu kegiatan pembinaan terbaik yang ada di wilayah Kalimantan Timur.

Ia menekankan kepada seluruh peserta, pelatih, dan orang tua agar mengedepankan suasana gembira dan persahabatan selama kompetisi berlangsung. “Yang utama adalah anak-anak bisa bermain dengan gembira dan menjunjung sportivitas,” kata Basuki, menggarisbawahi pentingnya mentalitas positif sejak usia muda.

Di sisi lain, Anggota DPRD Kutai Timur, Pandi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kemajuan pesat yang terlihat dalam program pembinaan sepak bola beberapa tahun terakhir. Menurut Pandi, perubahan nyata pada kualitas atlet usia dini terjadi berkat sinergi yang baik. Ia menyebut kerja kolaboratif yang solid antara pemerintah, pihak sekolah, pelatih, dan terutama orang tua menjadi faktor penentu keberhasilan ini.

Politisi daerah tersebut juga menilai bahwa peningkatan fasilitas serta program pembinaan yang terstruktur telah memberikan peluang yang jauh lebih besar bagi anak-anak Kutai Timur untuk mengembangkan bakat mereka. Pandi bahkan menyinggung pengalamannya sendiri saat menjadi atlet muda yang berkesempatan bertanding di luar daerah, sebuah pengalaman berharga yang sangat ia harapkan dapat dirasakan juga oleh generasi saat ini.

Baca Juga  Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur

Dukungan pemerintah daerah melalui Dispora diharapkan terus mengalir untuk memastikan turnamen semacam ini dapat terus berjalan secara reguler. Tujuannya adalah menjadikan ajang ini sebagai langkah strategis dalam mengidentifikasi dan mencetak talenta-talenta lokal berbakat yang kelak mampu berkompetisi di level profesional. Target jangka panjang adalah agar para pemain muda Kutim ini dapat memperkuat klub-klub regional, termasuk Persikutim, di masa depan. (adv/Diskominfo Kutim)

982Dibaca

Berita Terkait

Kecamatan Rantau Pulung Genjot Tracing Tuberkulosis dan Pembinaan Olahraga Pemuda
Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur
Mahyunadi Ingatkan Pembinaan Atlet Tak Bisa Digantikan Teknologi
Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda
Mahyunadi Dorong Digitalisasi untuk Jaring Bibit Atlet hingga Kecamatan
Mahyunadi: Pembinaan Olahraga di Kutim Harus Berbasis Data
Dispora Kutai Timur Soroti Pemantauan Cabor yang Belum Optimal
Data Atlet Kutim Harus Lengkap, Akurat dan Terbarui

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:31 WITA

Kecamatan Rantau Pulung Genjot Tracing Tuberkulosis dan Pembinaan Olahraga Pemuda

Minggu, 27 September 2026 - 08:57 WITA

Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur

Rabu, 23 September 2026 - 08:24 WITA

Mahyunadi Ingatkan Pembinaan Atlet Tak Bisa Digantikan Teknologi

Rabu, 23 September 2026 - 08:03 WITA

Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda

Selasa, 22 September 2026 - 12:21 WITA

Mahyunadi Dorong Digitalisasi untuk Jaring Bibit Atlet hingga Kecamatan

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA