Dinkes Kutim Integrasikan Tracking TBC dalam Layanan Dokter Keliling

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengintegrasikan pelacakan (tracking) kasus tuberkulosis (TBC) ke dalam program pelayanan kesehatan bergerak atau dokter keliling. Langkah strategis ini diambil guna menekan angka penularan di tengah masih tingginya kasus TBC di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur (Kutim), Yuwana Sri Kurniawati. (Meika/ sgtk)

Kepala Dinkes Kutim, Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa pelayanan ini melibatkan tim gabungan yang terdiri atas tenaga Dinkes, dokter spesialis, serta tenaga penunjang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan rumah sakit swasta. Tenaga medis diturunkan secara bergantian dan jenis spesialisnya disesuaikan secara spesifik dengan peta serta pola penyakit di masing-masing wilayah sasaran.

“Dokternya yang datang kita sesuaikan. Pola penyakit di satu wilayah berbeda dengan wilayah lainnya,” ujar Yuwana.

Sejumlah wilayah terpencil telah menjadi sasaran layanan jemput bola ini, di antaranya Kecamatan Sandaran dan Batu Ampar. Dalam waktu dekat, Dinkes Kutim menjadwalkan kegiatan serupa di Kecamatan Karangan, yang juga akan difokuskan secara khusus untuk mendeteksi serta memutus rantai penyebaran TBC di tingkat akar rumput.

Selain pemeriksaan kesehatan umum dan program cek kesehatan gratis bagi masyarakat, integrasi tracking TBC ini dinilai sangat efektif. Pasalnya, tim medis dapat langsung melakukan penelusuran riwayat kontak dan pemeriksaan dahak di lapangan, sehingga penemuan kasus baru bisa dilakukan lebih cepat dan akurat.

Program pelayanan bergerak ini merupakan salah satu dari lima program unggulan Dinkes Kutim. Inisiatif tersebut dihadirkan sebagai wujud nyata dukungan terhadap visi kepala daerah dalam memperluas pemerataan akses kesehatan berkualitas, sekaligus mengoptimalkan penanganan penyakit menular hingga ke pelosok wilayah Kutai Timur. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur
Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan
Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
Bupati Kutai Timur Tekankan Pelayanan Terbaik, RSUD Kudungga Disiapkan dengan Fasilitas Lebih Memadai
Ancaman Stroke di Daerah, Pemkab Kutai Timur Perkuat Kompetensi Medis dan Layanan “Time Is Brain”
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:21 WITA

Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Berita Terbaru