Dorong Program Desa Hebat, Pemcam Rantau Pulung Kawal Transformasi Pembangunan di Tingkat Tapak

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Langkah strategis diambil Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung dalam memetakan agenda kerja tahun ini. Pihak kecamatan memutuskan untuk memusatkan seluruh daya dan perhatian pada pembinaan serta pengawalan 50 program prioritas daerah yang difokuskan langsung di tingkat desa.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menjelaskan bahwa program unggulan di wilayahnya selaras dengan eksekusi 50 program prioritas Kabupaten Kutai Timur, salah satunya adalah program Desa Hebat.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah. (Meika/ sgtk)

“Kalau program unggulan di Rantau Pulung adalah pelaksanaan 50 program prioritas, salah satunya Desa Hebat. Tentunya sebagai unsur pembina desa, kecamatan mengawal program ini agar dilaksanakan secara optimal oleh pemerintah desa,” ujar Vita Nurhasanah saat memberikan keterangannya.

Melalui skema kerja tersebut, peran kecamatan dioptimalkan sebagai fasilitator, pengawas, sekaligus penghubung strategis dalam mempercepat pelaksanaan program Desa Hebat di wilayah Rantau Pulung. Pihak kecamatan tidak sekadar menjalankan fungsi administratif formal, tetapi juga berdiri sebagai ujung tombak di lapangan.

“Tentunya kecamatan bertindak sebagai pembina bagi desa-desa yang ada di wilayah Rantau Pulung,” lanjut Vita.

Pengawalan melekat ini dihadirkan untuk memastikan desa-desa di Rantau Pulung mampu bertransformasi, dari yang semula hanya menjadi objek pembangunan kini beranjak menjadi subjek utama pembangunan itu sendiri.

Melalui pergeseran peran ini, pelaksanaan 50 program prioritas maupun program Desa Hebat dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur diharapkan tidak sekadar berhenti pada tataran pelaporan administrasi. Pendampingan aktif dari jajaran kecamatan disiapkan untuk meminimalisasi kendala teknis di tingkat tapak, sehingga manfaat pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa. (adv/Diskominfo Kutim)

638Dibaca

Berita Terkait

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk
Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:06 WITA

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA