Jalan Non-Status Jadi Perhatian PUPR Kutai Timur dalam Persiapan Bus Perintis

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Persiapan pengoperasian bus perintis menuju Muara Bengkal tidak hanya berkaitan dengan armada dan pola pelayanan, tetapi juga kondisi ruas yang akan dilintasi. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur kini memetakan sejumlah akses yang belum memiliki status jalan resmi.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Wahasuna Aqla. (Meika/ sggtk)

Mewakili Dinas PUPR Kutim, adalah Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Wahasuna Aqla, mengungkapkan persoalan tersebut dalam rapat koordinasi pembahasan pemanfaatan jalan hauling di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur, Senin (21/9/2026).

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah ruas menuju Muara Bengkal yang berada di kawasan hutan. Kondisi tersebut membuat ruas bersangkutan tidak masuk dalam kewenangan jalan kabupaten, provinsi, maupun nasional.

“Terkait jalur-jalur yang mau dipakai nanti seperti apa, karena kalau ke Muara Bengkal itu memang ada jalur-jalur yang non-status karena ada yang masuk kawasan hutan,” jelas Aqla.

Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diselesaikan sebelum layanan transportasi antarkawasan direalisasikan. Pasalnya, rencana trayek Samarinda–Muara Bengkal–Muara Ancalong membutuhkan kepastian akses yang dapat dilalui armada secara berkelanjutan.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, PUPR bersama Dishub membahas pemanfaatan ruas alternatif yang berada di kawasan operasional perusahaan. Jalan hauling menjadi salah satu akses yang dipertimbangkan untuk mendukung perjalanan bus menuju wilayah tujuan.

Aqla menerangkan, pemetaan diperlukan agar pemerintah memiliki gambaran mengenai kondisi dan status setiap ruas yang berkaitan dengan rencana pelayanan. Dengan begitu, kebutuhan penanganan maupun koordinasi pemanfaatan akses dapat ditentukan sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga  Oknum Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Persiapan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari tahapan pemerintah daerah dalam mewujudkan layanan transportasi yang menghubungkan wilayah pedalaman. Pemerintah juga perlu memastikan akses yang digunakan tidak menimbulkan persoalan kewenangan maupun mengganggu aktivitas lain di sepanjang lintasan.

Hasil pemetaan dan pembahasan teknis selanjutnya akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menentukan kesiapan akses sebelum bus perintis mulai beroperasi. (adv/Diskominfo Kutim)

764Dibaca

Berita Terkait

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA