
SANGATTAKU – Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung mengevaluasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di sembilan desa sejak 31 Agustus 2026. Langkah pengawasan serentak ini diambil untuk memastikan realisasi program dan penyerapan anggaran di tingkat desa berjalan sesuai perencanaan serta regulasi yang berlaku.

Pemeriksaan menyasar dua aspek utama, yaitu kesesuaian antara dokumen perencanaan APBDes dengan pengerjaan kegiatan fisik maupun non-fisik di lapangan, serta kelengkapan dokumen administrasi. Tim penilai memverifikasi langsung pelaporan kegiatan hingga berkas laporan pertanggungjawaban keuangan yang disusun oleh pemerintah desa.
Guna mengoptimalkan proses evaluasi tersebut, pihak kecamatan menerjunkan dua kelompok kerja khusus dengan pembagian tugas terstruktur, yakni tim lapangan dan tim administrasi.
Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menjelaskan bahwa tim administrasi bertugas menyisir kelengkapan berkas serta memeriksa potensi kekeliruan dalam laporan pertanggungjawaban keuangan APBDes. Jika dalam proses pemantauan ditemukan kekurangan atau kekeliruan administrasi, pihak kecamatan akan memberikan arahan perbaikan secara langsung.
“Kita lakukan monitoring di situ. Kita berikan masukan-masukan sesuai dengan aturan,” tegas Vita saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp, Sabtu (12/9/2026).

Selain memeriksa kelengkapan berkas, pemantauan ini bertujuan memastikan penggunaan Dana Desa maupun sumber anggaran lainnya dapat direalisasikan secara efisien dan tepat sasaran. Pihak kecamatan memanfaatkan evaluasi ini sebagai sarana mengidentifikasi hambatan atau kesalahan prosedur sejak dini, sehingga tindakan perbaikan dapat segera diambil sebelum risiko administratif menjadi lebih besar.
Rangkaian evaluasi ini sekaligus difungsikan sebagai sarana pembinaan berkala bagi aparatur desa. Pendampingan tersebut diberikan demi mengasah pemahaman dan meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam mengelola administrasi keuangan serta tata kelola pemerintahan desa secara mandiri dan akuntabel. (adv/Diskominfo Kutim)




















