Kecamatan Rantau Pulung Evaluasi Pelaksanaan APBDes di Sembilan Desa

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung mengevaluasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di sembilan desa sejak 31 Agustus 2026. Langkah pengawasan serentak ini diambil untuk memastikan realisasi program dan penyerapan anggaran di tingkat desa berjalan sesuai perencanaan serta regulasi yang berlaku.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah. (Meika/ sgtk)

Pemeriksaan menyasar dua aspek utama, yaitu kesesuaian antara dokumen perencanaan APBDes dengan pengerjaan kegiatan fisik maupun non-fisik di lapangan, serta kelengkapan dokumen administrasi. Tim penilai memverifikasi langsung pelaporan kegiatan hingga berkas laporan pertanggungjawaban keuangan yang disusun oleh pemerintah desa.

Guna mengoptimalkan proses evaluasi tersebut, pihak kecamatan menerjunkan dua kelompok kerja khusus dengan pembagian tugas terstruktur, yakni tim lapangan dan tim administrasi.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menjelaskan bahwa tim administrasi bertugas menyisir kelengkapan berkas serta memeriksa potensi kekeliruan dalam laporan pertanggungjawaban keuangan APBDes. Jika dalam proses pemantauan ditemukan kekurangan atau kekeliruan administrasi, pihak kecamatan akan memberikan arahan perbaikan secara langsung.

“Kita lakukan monitoring di situ. Kita berikan masukan-masukan sesuai dengan aturan,” tegas Vita saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp, Sabtu (12/9/2026).

Dokumentasi kegiatan monev APBDes Kecamatan Rantau Pulung. (dok. Kecamatan Rantau Pulung. sgtk)

Selain memeriksa kelengkapan berkas, pemantauan ini bertujuan memastikan penggunaan Dana Desa maupun sumber anggaran lainnya dapat direalisasikan secara efisien dan tepat sasaran. Pihak kecamatan memanfaatkan evaluasi ini sebagai sarana mengidentifikasi hambatan atau kesalahan prosedur sejak dini, sehingga tindakan perbaikan dapat segera diambil sebelum risiko administratif menjadi lebih besar.

Rangkaian evaluasi ini sekaligus difungsikan sebagai sarana pembinaan berkala bagi aparatur desa. Pendampingan tersebut diberikan demi mengasah pemahaman dan meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam mengelola administrasi keuangan serta tata kelola pemerintahan desa secara mandiri dan akuntabel. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA