Lintasi Tiga Wilayah Perbatasan, Pemcam Rantau Pulung Dorong Percepatan Pemeliharaan Jalan

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Aksesibilitas jalan yang menghubungkan Kecamatan Rantau Pulung dengan kawasan sekitarnya terus mendapat perhatian. Sebagai jalur penghubung vital, kondisi infrastruktur jalan di wilayah ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran aktivitas perekonomian dan mobilitas warga.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, membeberkan kondisi riil perlintasan jalan di wilayahnya yang membentang dari Tugu Gapura Perbatasan Sangatta Utara hingga berbatasan langsung dengan Kecamatan Batu Ampar dan Bengalon. Menurutnya, kondisi permukaan jalan saat ini masih beragam, di mana sebagian ruas sudah dalam kondisi baik, namun sebagian lainnya masih mengalami kerusakan.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah. (Meika/ sgtk)

“Kalau untuk ruas jalan Kecamatan Rantau Pulung mulai dari titik perbatasan Sangatta Utara sampai perbatasan Batu Ampar dan Bengalon, sebagian kondisinya ada yang masih rusak,” ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur. Meskipun agenda pembangunan jalan baru belum terealisasi pada tahun anggaran 2026, Dinas PUPR melalui tim pelaksana di lapangan telah menurunkan penanganan cepat berupa pemeliharaan rutin di sejumlah titik rawan.

“Upaya dari kecamatan tentunya melakukan koordinasi dengan dinas terkait dalam hal pemeliharaan. Untuk penanganan pemeliharaan, respons cepat dari Dinas PUPR sudah bisa dirasakan manfaatnya,” imbuh Vita.

Selain mengandalkan alokasi pemerintah daerah, pemerintah kecamatan juga menggalang sinergi dengan perusahaan swasta di sekitar wilayah. Khusus di Desa Tepian Makmur (SP 8), telah disepakati pembagian zonasi pemeliharaan jalan yang menjadi tanggung jawab perbaikan pihak korporasi.

“Respon dari perusahaan sangat baik apabila kita melakukan koordinasi untuk pemeliharaan jalan, mereka langsung turun melakukan perbaikan di zonasi masing-masing,” pungkasnya. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk
Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:06 WITA

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA