Pengenalan Ibadah Haji Sejak Usia Dini, Diikuti Ribuan Peserta Didik Jenjang TK

Kamis, 27 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Sebanyak 2.283 siswa dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan mengambil bagian dalam sebuah acara pengenalan ibadah haji yang diadakan di Masjid Al Faruq, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta, pada Kamis (27/07/2023). Kegiatan ini menjadi inisiatif dari Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Kabupaten Kutai Timur (IGTKI Kutim) dan telah menerima dukungan serta kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Bunda PAUD Kabupaten Ny Siti Robiah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mulyono, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman di salah satu momen kegiatan pengenalan ibadah haji yang diikuti peserta didik jenjang Taman Kanak-kanak. (*/ist)

Menurut Bupati Ardiansyah Sulaiman, acara pengenalan ibadah haji ini adalah langkah yang patut diapresiasi, karena memberikan pemahaman mendalam tentang salah satu rukun Islam, yakni ibadah haji. Program ini telah berlangsung sejak tahun 2005 dan tetap dijaga keberlangsungannya. Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa acara ini pertama kali diadakan di lapangan Swarga Bara, mengingat Masjid Agung belum memiliki sarana haji pada waktu itu. Tujuan utama acara ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang ibadah haji kepada anak-anak sejak usia dini.

“Karena dulu masjid agung ini belum memiliki sarana haji, akhirnya dipilih lapangan di Swarga Bara untuk memperkenalkan ibadah haji kepada anak-anak kita,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya pengenalan ibadah haji sejak usia dini dan mendorong pihak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mulyono untuk mengadakan acara serupa bagi anak-anak di jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca Juga  Disperindag Kutim Gelar Pelatihan Tata Boga untuk Pengembangan Wirausaha Kuliner

Bunda PAUD Kabupaten Ny Siti Robiah juga turut berbicara mengenai pentingnya pengenalan ibadah haji dalam proses pendidikan anak-anak. Ia mengatakan bahwa pengenalan ibadah haji bukan hanya menjadi bagian penting dalam pendidikan, tetapi juga menjadi bekal dan pengalaman berharga yang harus diberikan oleh keluarga, guru, dan pemerintah kepada generasi muda.

Marhaidah, ketua IGTKI Kutim, melaporkan bahwa acara pengenalan ibadah haji ini diikuti oleh 42 lembaga TK dan 5 lembaga Raudhatul Athfal (RA) yang tersebar di Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan konsep dan tatacara haji sejak usia dini sebagai wujud cinta kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT) dan Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam.

Pengenalan ibadah haji kepada anak-anak usia dini memiliki dampak yang luas. Melalui acara ini, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang aspek-aspek fisik dan prosedural dari ibadah haji, tetapi juga mendalami nilai-nilai spiritual yang melekat dalam rukun Islam tersebut. Langkah ini juga sejalan dengan upaya mendorong pemahaman agama yang lebih baik dan membangun koneksi batin dengan Tuhan. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

1.2kDibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA