Dukung Pembangunan Gereja HKBP, Manifestasi Nyata Bupati Kutim Wujudkan Toleransi dan Harmoni Keberagaman Beragama

Senin, 12 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, baru-baru ini mengambil langkah progresif dengan menyetujui pengajuan lanjutan pembangunan Gereja HKBP Sangatta Resort Sangatta. Keputusan ini menjadi bukti konkret dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam mendukung keberagaman dan kebebasan beragama di wilayah tersebut.

Persetujuan ini membuka jalan bagi pembangunan gereja tersebut yang direncanakan akan dimulai pada tahun 2024. Proyek ini akan dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutai Timur) sebagai bagian dari upaya untuk menyediakan fasilitas ibadah yang memadai bagi warga Kristen Protestan.

Langkah ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan langkah positif untuk memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut. Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan, “Kami percaya bahwa membangun tempat ibadah adalah bagian dari memperkukuh persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat yang heterogen.”

Pemkab Kutai Timur akan terlibat secara aktif dalam memastikan kelancaran proses pembangunan, dari perencanaan hingga pelaksanaan. Hal ini sesuai dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan inklusif yang mendukung kehidupan beragama yang harmonis.

Pendukung proyek ini berharap bahwa pembangunan Gereja HKBP Sangatta Resort Sangatta akan menjadi tonggak penting dalam membangun dialog antarumat beragama dan meningkatkan pemahaman antarkelompok. Gereja ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memperkuat nilai-nilai persatuan dan keberagaman di Kutai Timur.

Dengan persetujuan ini, Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Pemkab Kutai Timur memberikan sinyal positif bahwa keberagaman adalah kekayaan yang harus dijaga dan dikelola dengan bijak. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan memperkuat citra Kabupaten Kutai Timur sebagai wilayah yang menghargai dan mendukung keragaman agama. (*/bl)

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Penggerebekan Kos di Sangatta Utara, Satresnarkoba Polres Kutim Amankan Seorang Perempuan, Sita 54 Bungkus Sabu
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:47 WITA

Penggerebekan Kos di Sangatta Utara, Satresnarkoba Polres Kutim Amankan Seorang Perempuan, Sita 54 Bungkus Sabu

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA