Infrastruktur Pendidikan Kutai Timur Capai 80 Persen, Bupati Tegaskan Komitmen Peningkatan Fasilitas

Rabu, 27 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mencatatkan capaian signifikan dalam pembangunan infrastruktur pendidikan. Bupati Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan bahwa realisasi pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di wilayahnya telah mencapai 80 persen.

“Di Kutai Timur sendiri untuk infrastruktur pendidikan sudah 80 persen,” ungkap Ardiansyah saat memberikan keterangan kepada media usai memimpin Upacara Peringatan HGN ke-30 di halaman kantor Bupati Bukit Pelangi Sangatta Utara, Senin (25/11/2024) kemarin.

Capaian tersebut meliputi berbagai aspek infrastruktur pendidikan, termasuk pembangunan ruang kelas baru, gedung sekolah, dan fasilitas penunjang pembelajaran. Pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan peralatan pendukung seperti meja-kursi, seragam sekolah, buku pembelajaran, dan laboratorium. Yang terbaru, pemkab sedang mengebut penyelesaian layanan internet gratis untuk mendukung digitalisasi pendidikan.

Meski demikian, Bupati mengakui masih ada tantangan yang harus diselesaikan. “Nah untuk akses ini masih menjadi persoalan. Namun saat ini terus kita kejar pembangunanya. Dan dalam waktu dekat juga bisa terealisasi, kita lakukan secara bertahap,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, menambahkan bahwa pemerintah daerah telah mengeluarkan kebijakan baru untuk mendukung proses pembelajaran. “Termasuk buku gambar dan tulis bagi jenjang siswa di tingkat PAUD termasuk baju seragam secara gratis. Kenapa belum semuanya, karena sebagian kami alokasikan di anggaran perubahan tahun ini. Dan dalam waktu dekat semuanya akan kami selesaikan,” ujarnya.

Program bantuan ini mencakup pemberian buku gratis untuk seluruh jenjang pendidikan, meliputi buku wajib, buku mata pelajaran, dan buku pendamping. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan akses yang lebih baik bagi seluruh peserta didik di Kutai Timur. (AD01/ Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk
Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:06 WITA

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA