Tutup Festival Ekraf 2025, Dispar Kutim Dorong Pelaku Kreatif Naik Kelas

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pekan Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) resmi ditutup di Lapangan Alun-Alun Bukit Pelangi pada Sabtu malam, 29 November 2025. Penutupan festival tiga hari ini ditekankan sebagai upaya serius Pemkab Kutim, melalui Dinas Pariwisata (Dispar), untuk mendorong para pelaku industri kreatif lokal agar mampu bersaing hingga kancah nasional dan internasional.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim, Nurullah. (M2P/sangattaku)

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim, Nurullah, dalam sambutan penutupannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pelaku Ekraf dan komunitas pemuda yang telah menyukseskan acara. Ia menegaskan bahwa festival ini bukan hanya sekadar pameran, tetapi berfungsi sebagai ruang pembinaan konkret untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk kreatif yang dihasilkan masyarakat.

Nurullah menekankan bahwa tahapan pengembangan pelaku Ekraf tidak boleh berhenti pada level dasar. Produk lokal harus memiliki ambisi pasar yang lebih luas. “Saya berharap dengan adanya festival ini dapat mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk tidak berhenti di tahap rintisan atau inkubasi, tetapi bisa naik ke tahap produksi tinggi bahkan berdaya saing. Produk-produk ekonomi kreatif kita harus mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujar Nurullah.

Festival yang berlangsung sejak Kamis, 27 November 2025 ini menghadirkan kolaborasi solid antara Pemkab Kutim dan komunitas Pemuda Kutim Hebat. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri kreatif di berbagai subsektor.

Selama tiga hari, Alun-Alun Bukit Pelangi dipenuhi stan-stan pameran yang menampilkan keragaman karya kreatif, mulai dari pertunjukan musik, penayangan film, produk kuliner unggulan, hingga hasil karya kriya. Kehadiran berbagai perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam acara penutupan menunjukkan komitmen kolektif pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor strategis ini.

Baca Juga  80 Orang Kontingen PGRI Kutim Siap Berlaga di Porseni Kaltim

Dispar Kutim berharap, keberlanjutan festival ini dapat menjadi pemantik bagi munculnya inovasi-inovasi baru dari para kreator lokal. Selain memperkuat kolaborasi antarpelaku kreatif, kegiatan semacam ini diharapkan memberikan dampak langsung yang signifikan bagi pertumbuhan sektor pariwisata daerah serta peningkatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan. (adv/Diskominfo Kutim)

966Dibaca

Berita Terkait

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Dinas Pariwisata Kutai Timur Dorong BPPD Perkuat Promosi Pariwisata
Festival Ekraf 2025 Resmi Ditutup, Kolaborasi Pemuda Kutim Hebat dan Dispar Kutai Timur
Wisata Sawah Teluk Pandan Mulai Dorong Aktivitas Ekonomi Warga
Pemkab Kutim Fokus Benahi Fasilitas Wisata Strategis, Sejumlah Pembangunan Berjalan Bertahap
Koordinasi Lintas Dinas Jadi Kunci Tata Kelola Wisata dan Penangkaran Buaya di Kutai Timur
Kunjungan Wisata Kutim Naik Signifikan, Dispar Sebut Pelatihan SDM Beri Dampak Nyata
Wisata Sawah Teluk Pandan Dikelola Warga, Jadi Program Unggulan Desa

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Senin, 28 September 2026 - 19:04 WITA

Dinas Pariwisata Kutai Timur Dorong BPPD Perkuat Promosi Pariwisata

Minggu, 30 November 2025 - 08:43 WITA

Tutup Festival Ekraf 2025, Dispar Kutim Dorong Pelaku Kreatif Naik Kelas

Minggu, 30 November 2025 - 08:05 WITA

Festival Ekraf 2025 Resmi Ditutup, Kolaborasi Pemuda Kutim Hebat dan Dispar Kutai Timur

Kamis, 27 November 2025 - 10:09 WITA

Wisata Sawah Teluk Pandan Mulai Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Berita Terbaru