BPBD Kutim Gelar Monev Karhutla di Rantau Pulung, Cek Sarpras dan Intensifkan Imbauan Pencegahan

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Guna memastikan kesiapsiagaan wilayah dalam mengantisipasi potensi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Rantau Pulung pada Kamis (10/9/2026).

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah. (ist./ Meika)

Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) tersebut dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BPBD Kutai Timur. Peninjauan ini difokuskan pada dua agenda utama, yakni pengawasan sarana dan prasarana (sarpras) penanggulangan bencana di tingkat kecamatan serta penyampaian imbauan pencegahan karhutla kepada masyarakat dan pihak terkait.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, membenarkan adanya agenda peninjauan langsung dari tim BPBD Kabupaten di wilayah kerjanya tersebut.

“Beliau melakukan monitoring dan evaluasi terkait penanganan karhutla yang ada di Rantau Pulung,” ujar Vita saat memberikan keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Vita menjelaskan, dalam rangkaian monev tersebut pihak BPBD secara intensif melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik dan fungsi peralatan pemadam kebakaran yang ada. Di samping mengecek kelengkapan alat, tim BPBD juga memasang serta menyampaikan imbauan kesiapsiagaan karhutla guna mengedukasi masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

Dalam sesi evaluasi sarpras, Vita turut mengonfirmasi kondisi unit pemadam karhutla bantuan kabupaten yang sebelumnya sempat ditempatkan di Kantor Camat Rantau Pulung. Unit tersebut saat ini dalam kondisi rusak berat akibat keterbatasan dan minimnya pemeliharaan operasional di tingkat kecamatan.

“Unit karhutla itu sebenarnya dulu sudah pernah didistribusikan oleh BPBD ke kantor camat. Akan tetapi tidak optimal dalam hal pemeliharaan, sehingga unit tersebut saat ini kondisinya rusak berat,” jelasnya.

Kunjungan Monitoring dan Evaluasi oleh Kepala BPBD di Kec. Rantau Pulung (10/9/2026). (dok. Kecamatan Rantau Pulung/ sgtk)

Lebih lanjut, Vita menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan sebenarnya telah berupaya untuk melakukan langkah perbaikan mandiri terhadap unit armada yang rusak tersebut. Namun, untuk mengoptimalkan penanganan dan perbaikan teknis secara komprehensif, armada penanggulangan karhutla itu kini telah ditarik kembali oleh BPBD Kabupaten Kutai Timur.

Baca Juga  Lagi dan Lagi! Kadis PU Kutim Absen di Rapat DPRD, Faizal Rachman Pertanyakan Keseriusan Pengelolaan Anggaran

“Kita sedang berupaya untuk melakukan perbaikan terhadap unit tersebut. Cuma unit tersebut kan saat ini posisinya sudah ditarik oleh BPBD Kabupaten,” imbuhnya.

Melalui kunjungan lapangan dan evaluasi sarpras ini, hasil pencatatan BPBD diharapkan dapat menjadi basis data penting bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memperkuat koordinasi, pemenuhan kebutuhan sarpras, serta menyusun strategi mitigasi karhutla yang lebih efektif di Kecamatan Rantau Pulung ke depan. (adv/Diskominfo Kutim)

869Dibaca

Berita Terkait

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk
Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:06 WITA

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA