Disperkim Kutai Timur Sinkronkan Program Fasilitas Permukiman Antar-OPD

Senin, 28 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemenuhan fasilitas umum di kawasan permukiman Kabupaten Kutai Timur membutuhkan keterlibatan sejumlah perangkat daerah. Untuk memastikan setiap kebutuhan masyarakat tertangani sesuai kewenangan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kutai Timur mengedepankan sinkronisasi program lintas sektor.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) sekaligus Plt Sekretaris Disperkim Kutai Timur, Asran Lode, menerangkan kebutuhan fasilitas di lingkungan permukiman cukup beragam. Penanganannya tidak hanya menyangkut infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan dan drainase, tetapi juga fasilitas umum lainnya.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) sekaligus Plt Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Kutai Timur, Asran Lode. (Meika/ sgtk)

Beberapa di antaranya berupa tempat ibadah, pos ronda atau pos keamanan lingkungan hingga fasilitas ruang publik seperti taman bermain anak. Namun, tidak seluruh fasilitas tersebut secara khusus menjadi kewenangan Disperkim.

Asran menjelaskan, dalam perencanaan pembangunan daerah terdapat sejumlah program yang memiliki keterkaitan dengan tugas perangkat daerah lain. Kondisi tersebut juga terlihat dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sehingga diperlukan penyelarasan agar masing-masing program ditempatkan sesuai kewenangannya.

Salah satu yang memiliki irisan kewenangan adalah penyediaan fasilitas ramah anak atau pojok bermain anak. Program tersebut sebelumnya sempat dibahas dalam forum bupati dan dalam pelaksanaannya dapat berkaitan dengan Disperkim maupun Dinas Pendidikan.

“Jadi kayak beririsan gitu, ya tinggal kita saling koordinasi aja. Sama juga tadi masalah taman bermain anak, bisa di Dinas Pendidikan, bisa di sini. Prinsipnya kita selaraskan lewat koordinasi lintas sektor,” jelas Asran, Senin (14/9/2026).

Selain fasilitas bermain anak, kebutuhan penerangan di kawasan permukiman juga memerlukan koordinasi dengan perangkat daerah lain. Untuk penyediaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) lingkungan, misalnya, terdapat keterkaitan dengan kewenangan Dinas Perhubungan.

Baca Juga  Kunjungan Komisi IV DPRD Kukar, Ery Paparkan Digitilasasi di Kutai Timur

Menurut Asran, perbedaan kewenangan tersebut menjadi bagian yang perlu diperhatikan sejak proses perencanaan. Koordinasi dilakukan agar kebutuhan yang sama tidak masuk dalam program berbeda secara bersamaan atau justru terlewat karena masing-masing pihak menganggapnya menjadi kewenangan instansi lain.

Ia menambahkan, usulan fasilitas publik dari masyarakat tetap dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan. Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyesuaikan penanganannya dengan tugas masing-masing perangkat daerah serta ketersediaan anggaran.

Dengan mekanisme tersebut, pembangunan fasilitas di kawasan permukiman diharapkan dapat berlangsung lebih terarah. Masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap fasilitas yang dibutuhkan, sementara pelaksanaannya berjalan sesuai pembagian kewenangan antarperangkat daerah.

Disperkim Kutai Timur pun terus mendorong koordinasi dalam setiap program yang memiliki keterkaitan lintas sektor. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga efektivitas pembangunan sekaligus memastikan fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat dapat ditangani secara tepat sasaran. (adv/Diskominfo Kutim)

688Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital
Setkab Raih Dua Gelar Sekaligus di Kutim Expo 2026, Sabet Juara Umum dan Stand OPD Terbaik
Transaksi UMKM Kutim Expo 2026 Tembus Rp4,25 Miliar, Wabup Mahyunadi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Luas

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:59 WITA

TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:27 WITA

HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader

Berita Terbaru