Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Orang tua di Kutai Timur kini dapat mengurus dokumen kependudukan bayi melalui fasilitas kesehatan tempat persalinan. Mulai dari akta kelahiran, perubahan Kartu Keluarga (KK), hingga penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Layanan tersebut merupakan hasil kerja sama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur dengan rumah sakit dan puskesmas. Pengurusan dokumen dilakukan bersamaan dengan pelayanan kesehatan yang diterima ibu dan bayi.

Kepala Disdukcapil Kutai Timur, Jumeah, mengatakan kerja sama tersebut merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama keluarga yang baru menjalani persalinan.

Kepala Disdukcapil Kutai Timur, Jumeah. (ist./ sgtk)

“Tujuannya memberikan kemaslahatan umat, memberikan kemudahan, apalagi bagi yang kurang mampu,” ujar Jumeah, Selasa (15/9/2026).

Menurut Jumeah, layanan tersebut menjadi penting ketika bayi membutuhkan tindakan medis lanjutan dan dokumen kependudukan harus segera dilengkapi. Dalam skema ini, orang tua tidak perlu meninggalkan fasilitas kesehatan untuk mengurus administrasi ke kantor Disdukcapil.

“Ibunya tinggal duduk saja, akta keluar, kemudian KK-nya berubah, anaknya dapat NIK,” terang Jumeah.

NIK selanjutnya dapat digunakan untuk berbagai keperluan administrasi bayi, termasuk pengurusan kepesertaan BPJS. Kelengkapan dokumen tersebut menjadi salah satu kebutuhan ketika bayi harus menjalani perawatan atau tindakan medis setelah kelahiran.

“Bisa mengurus BPJS, mudah sudah kalau mau dioperasi atau apapun,” jelasnya.

Dengan layanan yang terintegrasi melalui fasilitas kesehatan, proses pengurusan dokumen bayi dapat dilakukan tanpa mengharuskan orang tua berpindah tempat setelah persalinan. Hal ini terutama membantu keluarga yang harus tetap mendampingi ibu dan bayi selama mendapatkan pelayanan kesehatan.

Namun, pelaksanaan layanan tersebut masih terus dievaluasi oleh Disdukcapil Kutai Timur. Jumeah mengatakan peningkatan kemampuan petugas yang menjadi penghubung di rumah sakit dan puskesmas menjadi salah satu perhatian dalam evaluasi tersebut.

Baca Juga  Dispora Cup Antar PD se-Kutai Timur, Rudi Hartono Ingatkan Utamakan Sportivitas Dan Silaturrahmi

Menurutnya, pengembangan layanan administrasi kependudukan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kecepatan dan ketepatan penerbitan dokumen menjadi penting karena dokumen tersebut berkaitan dengan berbagai keperluan administrasi setelah bayi lahir.

Disdukcapil Kutai Timur pun berkomitmen melanjutkan pengembangan layanan agar masyarakat dapat memperoleh dokumen kependudukan secara lebih mudah, cepat, dan tepat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan pelayanan dalam situasi tertentu. (adv/Diskominfo Kutim)

590Dibaca

Berita Terkait

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:06 WITA

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA