Literasi Kutai Timur Masih di Bawah Target Nasional, Disdikbud Dorong AGuMLI Lahirkan Program Nyata

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur menyoroti capaian literasi daerah yang saat ini masih berada di bawah target nasional. Pemerintah daerah mendesak agar kehadiran organisasi profesi tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan mampu menghadirkan aksi nyata di lapangan.

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Asosiasi Guru Motivator Literasi Indonesia (AGuMLI) Kabupaten Kutai Timur. (Meika/ sgtk)

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Asosiasi Guru Motivator Literasi Indonesia (AGuMLI) Kabupaten Kutai Timur, Selasa (20/10/2026).

Mulyono mengungkapkan, berdasarkan evaluasi data terbaru, sektor literasi di Kutai Timur masih memerlukan penguatan serius karena menjadi salah satu dari 15 indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan. Ia juga mengibaratkan sektor pendidikan dan perpustakaan sebagai “saudara kandung” yang penanganannya menuntut sinergi erat lintas instansi, termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Di Indonesia ini terlalu banyak organisasi dibentuk, tetapi sering kali anggotanya tidak paham tugas pokoknya, bahkan ada yang tumpang tindih dengan tugas organisasi lain. Melalui AGuMLI, kita ingin persepsinya disamakan dulu agar langsung fokus pada solusi,” ujar Mulyono di hadapan para pegiat literasi.

Ia berharap kehadiran AGuMLI di Kutai Timur tidak berhenti pada tahap pelantikan kepengurusan semata. Organisasi ini didorong untuk segera merumuskan program kerja strategis yang menyasar peningkatan minat baca dan kompetensi literasi dasar di masyarakat maupun lingkungan satuan pendidikan.

Selain itu, Mulyono menyoroti pentingnya meruntuhkan sekat koordinasi antarjenjang pendidikan mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi guna membangun ekosistem pendidikan dan penyaluran program beasiswa yang lebih terintegrasi di Kutai Timur.

Baca Juga  Diskominfo Staper Kutim Adakan Pelatihan Pengelolaan Website KIM.ID di Kecamatan Sangkulirang

FGD yang dihadiri oleh para guru motivator dan pemangku kepentingan literasi ini diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang solid serta program kerja konkret untuk mendongkrak peringkat literasi Kabupaten Kutai Timur ke depannya. (Mk/ sgtk)

469Dibaca

Berita Terkait

Disdikbud Kutai Timur Evaluasi PJJ Akibat Cuaca Ekstrem, Tunggu Kondisi Lapangan Kondusif
Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:17 WITA

Disdikbud Kutai Timur Evaluasi PJJ Akibat Cuaca Ekstrem, Tunggu Kondisi Lapangan Kondusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:27 WITA

Literasi Kutai Timur Masih di Bawah Target Nasional, Disdikbud Dorong AGuMLI Lahirkan Program Nyata

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Disdikbud Kutai Timur Evaluasi PJJ Akibat Cuaca Ekstrem, Tunggu Kondisi Lapangan Kondusif

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:17 WITA