Futsal Bupati Cup Bagian Rangkaian Tahunan, Dispora Kutim Apresiasi Dukungan Pemkab

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Open Tournament Futsal Bupati Cup 2025 resmi dibuka, Kamis (13/11/2025) malam. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim), Basuki Isnawan, menjelaskan bahwa turnamen futsal ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan besar yang rutin digelar setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, yakni Piala Bupati.

Dalam sambutannya di GOR Kudungga, Basuki menegaskan bahwa komitmen Pemkab Kutim terhadap kemajuan olahraga sangat tinggi. Piala Bupati bukan hanya mencakup cabang olahraga futsal, tetapi juga berbagai cabang lain yang turut dipertandingkan dalam kalender tahunan Dispora.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim), Basuki Isnawan. (*ist/sangattaku)

“Turnamen ini bagian dari Piala Bupati yang setiap tahunnya kita laksanakan. Selain futsal, masih banyak cabang olahraga lain yang juga memperebutkan Piala Bupati,” ujarnya di hadapan Bupati Ardiansyah dan peserta. Konsistensi penyelenggaraan ajang ini menjadi bukti nyata perhatian Pemkab terhadap pengembangan bakat lokal.

Selain menjelaskan konteks turnamen, Basuki juga menyampaikan kabar gembira terkait capaian positif yang berhasil diraih atlet-atlet Kutim di kancah nasional. Ia menyoroti partisipasi atlet Kutim pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang digelar di Medan dan Aceh sebagai indikator keberhasilan pembinaan daerah.

“Alhamdulillah, ada dua atlet asal Kutim yang berpartisipasi di PON kemarin. Semoga ke depan jumlahnya semakin banyak,” ungkapnya. Keberadaan dua atlet tersebut di ajang bergengsi PON menjadi cerminan bahwa pembinaan olahraga di tingkat kabupaten mulai membuahkan hasil yang signifikan dan perlu terus ditingkatkan.

Basuki menilai bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan kuat yang diberikan oleh Pemkab Kutim. Perhatian dan alokasi sumber daya yang diberikan pemerintah daerah menjadi kunci sukses bagi atlet Kutim untuk dapat bersaing di level tertinggi.

Baca Juga  Tak Perlu Ke Kantor Pajak, Warga Kutai Timur Bisa Bayar Pajak Via QRIS Hingga Shopeepay

“Ini menunjukkan bahwa perhatian Pemkab Kutim terhadap olahraga luar biasa besar. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh pihak yang telah mendukung,” ucapnya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan daerah dan semua pihak yang terlibat dalam ekosistem olahraga.

Menurut Basuki, dukungan yang besar ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim untuk terus melakukan pembinaan yang berkelanjutan. Turnamen seperti Futsal Bupati Cup diharapkan dapat menjadi arena penjaringan dan pemanasan bagi para atlet muda yang diproyeksikan tampil di ajang yang lebih besar di masa depan.

Prestasi di PON 2024 diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet yang saat ini bertanding di Futsal Bupati Cup. Basuki berharap jumlah perwakilan Kutim di PON mendatang dapat meningkat drastis, seiring dengan target Dispora untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum Kebangkitan Olahraga Kutim. (adv/Diskominfo Kutim)

1.0kDibaca

Berita Terkait

Kecamatan Rantau Pulung Genjot Tracing Tuberkulosis dan Pembinaan Olahraga Pemuda
Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur
Mahyunadi Ingatkan Pembinaan Atlet Tak Bisa Digantikan Teknologi
Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda
Mahyunadi Dorong Digitalisasi untuk Jaring Bibit Atlet hingga Kecamatan
Mahyunadi: Pembinaan Olahraga di Kutim Harus Berbasis Data
Dispora Kutai Timur Soroti Pemantauan Cabor yang Belum Optimal
Data Atlet Kutim Harus Lengkap, Akurat dan Terbarui

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:31 WITA

Kecamatan Rantau Pulung Genjot Tracing Tuberkulosis dan Pembinaan Olahraga Pemuda

Minggu, 27 September 2026 - 08:57 WITA

Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur

Rabu, 23 September 2026 - 08:24 WITA

Mahyunadi Ingatkan Pembinaan Atlet Tak Bisa Digantikan Teknologi

Rabu, 23 September 2026 - 08:03 WITA

Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda

Selasa, 22 September 2026 - 12:21 WITA

Mahyunadi Dorong Digitalisasi untuk Jaring Bibit Atlet hingga Kecamatan

Berita Terbaru