APBD Perubahan 2026 Kutai Timur Ditargetkan Rampung Akhir September

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menargetkan pengesahan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dapat diselesaikan paling lambat 30 September 2026. Pemerintah daerah saat ini masih mengupayakan pemenuhan alokasi anggaran untuk mendukung sejumlah program daerah.

Target tersebut disampaikan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman usai menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Pemerintah Kutim tentang Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (Ts/ sgtk)

Ardiansyah mengatakan, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk pelaksanaan program. Di sisi lain, tahapan penyusunan perubahan APBD memiliki batas waktu normatif yang harus dipenuhi.

“Jadi kalau di dalam normatif waktunya memang ini September ini akhir, sudah terakhir ya. Makanya sebenarnya tingkat kesulitan kita terkait dengan persoalan pemenuhan anggaran yang kita butuhkan itu ya,” ujar Ardiansyah.

Meski demikian, pemerintah daerah optimistis terdapat tambahan anggaran yang dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut pada September ini.

“Dan sepertinya kita mendapatkan ada semacam nanti lampu segar, ada tambahan lagi di bulan September ini. Mudah-mudahan ini bisa terpenuhi,” katanya.

Menurutnya, tambahan anggaran tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung perubahan APBD sekaligus mengakomodasi sejumlah program yang sebelumnya belum dapat direalisasikan ketika terjadi pergeseran anggaran.

“Sehingga kita bisa melakukan perubahan ini ya dengan beberapa tambahan yang ada. Dan mudah-mudahan 30 September ini sudah bisa kita ketok ya,” tegasnya.

Selain membahas perubahan APBD, Bupati juga menyinggung persoalan dana kurang salur dari pemerintah pusat. Menurut dia, pencairan dana dari kementerian dilakukan secara bertahap sehingga pemerintah daerah masih menunggu realisasi hingga penghujung tahun.

Baca Juga  Pemkab Kutim Ikuti Rakor Pengelolaan Pengaduan untuk Peningkatan Pelayanan Publik Garapan Pusat Penerangan Kemendagri

“Karena memang di Kementerian itu kadang kala mereka bertahap itu, sampai kita tunggu nanti sampai Desember. Ada informasi mudah-mudahan dalam tiga bulan ini akan masuk seperti itu,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap tambahan dana dan realisasi dana kurang salur tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan anggaran daerah serta mendukung pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan. (adv/Diskominfo Kutim)

467Dibaca

Berita Terkait

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Lepas Ketergantungan Tambang, Kutai Timur Fokus Kembangkan Industri Pengolahan dan Metanol

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:21 WITA

Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA