Hujan Mulai Guyur Titik Vital Kutim, Pemkab Buka Opsi Salat Istisqa Susulan

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pelaksanaan salat Istisqa yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) di kawasan Bukit Pelangi beberapa waktu lalu mulai membuahkan hasil positif. Hujan deras dilaporkan telah mengguyur sejumlah lokasi strategis di wilayah Sangatta, meskipun intensitas curah hujan belum merata di seluruh kecamatan.

Sejumlah area vital yang mulai mendapatkan guyuran hujan deras meliputi kawasan pemukiman, pertanian, dan perkebunan di sepanjang koridor Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Yos Sudarso, hingga area sekitar Stadion Sangatta. Pasokan air hujan di wilayah-wilayah tersebut dinilai sangat krusial mengingat mayoritas masyarakat setempat menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian yang amat bergantung pada iklim.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. (Meika/ sgtk)

Selain kawasan pertanian warga, hujan juga mulai membasahi beberapa wilayah pesisir dan pinggiran seperti Kenyamukan dan Sangatta Selatan. Kehadiran hujan di area ini sangat signifikan untuk menekan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat akibat paparan cuaca panas terik selama beberapa pekan terakhir.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, mengungkapkan bahwa wilayah-wilayah yang telah diguyur hujan tersebut memang merupakan daerah yang paling mendesak membutuhkan pasokan air, baik untuk kebutuhan bercocok tanam maupun pencegahan bencana lingkungan.

“Daerah Soekarno-Hatta dan Yos Sudarso itu banyak masyarakat petani. Di sekitar stadion juga sama, jadi air hujan paling dibutuhkan di sana. Kemudian di daerah Kenyamukan dan Sangatta Selatan butuh hujan untuk mengatasi kebakaran hutan. Mungkin Allah menurunkan air hujan ke situ dulu,” kata Mahyunadi, Kamis (10/9/2026).

Mengenai kawasan pusat pemerintahan di Bukit Pelangi yang menjadi tempat pelaksanaan salat Istisqa tetapi hingga kini masih terpantau kering, Pemkab Kutim meminta masyarakat tetap tenang. Pemerintah daerah bersama unsur tokoh agama dan warga membuka peluang untuk menggelar pelaksanaan salat Istisqa susulan apabila kondisi kekeringan terus berlanjut.

Baca Juga  Camat Rantau Pulung Ingatkan Peserta RIOAC Waspadai Karhutla dan Hemat Air

“Insya Allah untuk wilayah Bukit Pelangi tinggal menunggu giliran saja, atau mungkin nanti menunggu pelaksanaan salat Istisqa yang ketiga,” tutur Mahyunadi. (adv/Diskominfo Kutim)

662Dibaca

Berita Terkait

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA