Pemkab Kutai Timur Didorong Bangun Asrama Mahasiswa Permanen

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur didorong untuk mengalihkan skema penyewaan fasilitas tempat tinggal mahasiswa perantau menjadi kepemilikan aset hunian permanen milik daerah.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, membandingkan kondisi Kutai Timur dengan daerah tetangga seperti Samarinda dan Kota Bontang yang telah lama memiliki asrama mahasiswa permanen di berbagai kota tujuan pendidikan. Menurutnya, persoalan mekanisme pengelolaan tidak boleh terus-menerus dijadikan alasan untuk menunda pengadaan hunian tetap bagi mahasiswa asal Kutai Timur.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi saat dimintai pandangannya tentang asrama mahasiswa. (Meika/ sgtk)

“Toh Bontang bisa, Samarinda bisa. Kok kita nggak bisa? Itu aneh,” ujar Mahyunadi, Kamis (10/9/2026) Malam.

Mahyunadi menilai keterbatasan fasilitas tempat tinggal dan tingginya beban biaya sewa berkala kerap menjadi persoalan klasik yang membebani finansial para mahasiswa serta orang tua. Karena itu, ia mendesak Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kutai Timur (HIPMA-KT) untuk segera menyusun basis data yang akurat di lapangan guna memetakan kebutuhan riil tersebut.

Ia meminta pengurus HIPMA-KT menyerahkan data rinci mengenai sebaran lokasi cabang organisasi, jumlah mahasiswa aktif, kebutuhan kapasitas tempat tinggal, hingga estimasi kalkulasi biaya pengadaan tanah dan bangunan.

“Segera, yang punya data kan di HIPMA-KT. Segera data itu usulkan kepada kami. Mumpung masih ada kesempatan, ada Pak Jimmi, ada saya di Wakil Bupati, kita perjuangkan untuk bisa mendapatkan asrama secara permanen,” tegasnya.

Data valid tersebut nantinya akan digunakan oleh Pemkab bersama DPRD Kutai Timur untuk merumuskan alokasi penganggaran yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Mahyunadi mengusulkan agar pemerintah daerah lebih jeli dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

Baca Juga  Dorong Program Desa Hebat, Pemcam Rantau Pulung Kawal Transformasi Pembangunan di Tingkat Tapak

Ia bahkan mengusulkan kemungkinan mengalihkan alokasi anggaran dari proyek-proyek fisik yang dinilai kurang memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas untuk dialihkan pada program pengadaan aset pendidikan ini.

Terkait kekhawatiran operasional dan tata kelola bangunan di luar daerah, Mahyunadi optimistis persoalan teknis tersebut dapat dirumuskan setelah aset fisik tersedia, baik melalui perangkat daerah teknis maupun pola perwakilan yang sesuai. Pengadaan asrama permanen ini dipandang bukan sekadar penyediaan sarana fisik, melainkan bentuk investasi strategis daerah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan serta kualitas sumber daya manusia (SDM) Kutai Timur di masa depan. (adv/Diskominfo Kutim)

752Dibaca

Berita Terkait

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:21 WITA

Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA