Kadis PUPR Kembali Absen di Agenda RDP DPRD Kutim, Pemanggilan Ulang Direncanakan

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas kendala penyerapan anggaran tahun 2024 yang dialami beberapa dinas. RDP berlangsung di Ruang Hearing DPRD Kutim pada Senin (10/06/2024), dengan memanggil tiga dinas utama, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

oplus_2

Namun, hanya Kepala Dispora yang hadir, sementara Dinas PUPR dan Perkim hanya diwakili staf mereka. Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan, menjelaskan bahwa ketidakhadiran Kepala Dinas Perkim dan PUPR disebabkan oleh jadwal yang bentrok, dengan Kepala Dinas PUPR dikabarkan sedang sakit.

Arfan menyebut kendala utama yang dihadapi Dinas Perkim dalam penyerapan anggaran adalah pergeseran anggaran yang memakan waktu cukup lama. Namun, ia memastikan bahwa setelah libur lebaran, program-program yang direncanakan akan segera berjalan.

“Informasi dari Dinas Perkim menyebutkan bahwa setelah lebaran, program-program mereka akan mulai berjalan. Saat ini, ada sekitar 1.000 paket proyek yang sudah direncanakan,” jelas Arfan.

Di sisi lain, Wakil Ketua I DPRD Kutim, Asti Mazar, menegaskan akan memanggil ulang Kepala Dinas PUPR untuk hadir secara langsung pada RDP mendatang. Menurutnya, kehadiran kepala dinas sangat penting untuk memberikan penjelasan komprehensif terkait penyerapan anggaran serta progres proyek-proyek yang menjadi sorotan.

“Kami akan meminta Kepala Dinas PUPR hadir pada pertemuan berikutnya dengan membawa data lengkap mengenai progres penyerapan anggaran,” tegas Asti.

Asti juga menambahkan bahwa RDP berikutnya akan fokus membahas proyek-proyek dalam skema Multiyears Contract (MYC), yang telah menjadi perhatian publik. Ia menyebut bahwa ada 18 item pekerjaan dalam proyek MYC, dengan 6 di antaranya menjadi sub bidang yang banyak dipertanyakan masyarakat.

Baca Juga  Tingginya Silpa Tahun Sebelumnya, Joni Minta Seluruh OPD Segerakan Pelaksanaan Kegiatan

“Progres MYC menjadi pertanyaan besar, baik dari masyarakat maupun media. Oleh karena itu, kami akan meminta presentasi lengkap dari Kadis PUPR terkait sejauh mana pengerjaan proyek tersebut,” ujarnya.

Rapat pemanggilan ulang dijadwalkan berlangsung setelah libur Idul Adha, sehingga DPRD bisa memberikan jawaban yang lebih jelas kepada publik terkait proyek MYC.

“Saat ini, kami sendiri belum bisa memberikan jawaban yang pasti karena Dinas PUPR belum menyampaikan data yang dibutuhkan,” pungkas Asti. (AD01/ DPRD)

863Dibaca

Berita Terkait

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Selasa, 15 September 2026 - 20:33 WITA

Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA