Resmikan Gedung Markaz Qur’an Assa’adah Bupati Kutim Siapkan Fasilitas dan Izin Resmi untuk Sekolah Tahfidz

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, didampingi istri, Siti Robiah Sulaiman, Sabtu (29/06/2024) meresmikan Gedung Markaz Qur’an Assa’adah (MQA), yang berlokasi di Jalan Kabo Jaya Gaang Mulia 2, RT 12.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saatr memberikan sambutan. (meika/ sgtk)

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan gedung MQA. “Kita bersyukur kepada Allah yang telah memberikan rezeki dan kemudahan kepada kita, dengan hadirnya gedung MQA ini untuk anak-anak kita, para penghafal Al-Qur’an,” ujar Ardiansyah dengan penuh rasa syukur. Beliau menyebut gedung ini sebagai mimpi yang menjadi kenyataan bagi masyarakat Kutim, khususnya bagi mereka yang memiliki komitmen kuat dalam menghafal Al-Qur’an.

Acara peresmian gedung MQA dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), para alim ulama, pejabat setempat, pengurus MQA, panitia pembangunan, serta para ustad dan ustadzah pengajar di MQA. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan luas terhadap inisiatif pengembangan pendidikan agama di Kutim.

Bupati Ardiansyah mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan gedung MQA dengan sebaik-baiknya, menjadikannya pusat pembelajaran dan pembinaan generasi muda Islam di Kutim. “Mari kita terus bersyukur dan memanfaatkan markas ini dengan sebaik-baiknya,” ajaknya. Beliau juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan pendidikan agama di Kutim.

Gedung ini diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya melayani masyarakat setempat tetapi juga menjadi simbol pendidikan agama di Kutim. “Kami membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mendirikan kegiatan keagamaan di markas ini. Pemerintah Kutim juga menyambut baik niat untuk mendirikan sekolah tahfidz Assa’adah,” tegas Bupati Ardiansyah.

Bupati Ardiansyah juga menegaskan bahwa Sekolah Tahfidz Assa’adah telah terdaftar di pemerintah Kutim dan memiliki izin operasional resmi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua kegiatan pendidikan di markas ini berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga  Ini Mekanisme Pemberian SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja

Sebagai bagian dari dukungan pemerintah, Bupati Ardiansyah juga menyebutkan adanya penyediaan fasilitas tambahan. “Kami juga menyediakan speaker portable yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, baik untuk kegiatan di dalam markas maupun untuk acara masyarakat di luar,” pungkasnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

826Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA