Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang

Minggu, 27 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Rencana pembangunan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berproses. Di balik rencana strategis tersebut, pemerintah daerah dihadapkan pada pekerjaan rumah (PR) terkait kejelasan status lahan yang menjadi catatan dari hasil survei pusat.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Abdul Muis, menjelaskan bahwa pembagian kewenangan menjadi kunci utama dalam proyek ini. Pemerintah Kabupaten Kutim bertanggung jawab pada penyediaan dan pembebasan lahan, sementara pembangunan fisiknya ditangani langsung oleh Kementerian Perhubungan.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Abdul Muis. (Meika/ sgtk)

“Kutai Timur hanya punya kewenangan untuk membebaskan lahan. Jadi dari kementerian mereka yang membangun,” ujar Abdul Muis saat ditemui di ruang kerjanya.

Berdasarkan Laporan Hasil Kegiatan Survei Lapangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Timur, tim telah meninjau lima titik di ruas Jalan Poros Bontang–Sangatta. Dari jumlah tersebut, tiga lokasi di Kecamatan Teluk Pandan dinilai memenuhi syarat secara teknis.

Ketiga titik itu meliputi area di depan Kantor Camat Teluk Pandan, kawasan Tamban sekitar tiga kilometer dari Simpang Tiga Bontang–Sangatta, serta depan Gerbang Suka Rahmat atau sekitar Makam Lapri.

Namun, survei tersebut juga memberikan catatan khusus terkait status kepemilikan lahan di beberapa titik, terutama di sekitar kilometer (KM) 7 dan KM 8 Jalan Poros Bontang–Sangatta. Kejelasan status ini mutlak diperlukan sebelum tahapan pembebasan lahan dieksekusi.

Sebagai langkah taktis menghadapi kendala administratif tersebut, Dishub Kutim memprioritaskan penyusunan dokumen studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) pada tahun ini. Anggaran untuk penyusunan dokumen tersebut direncanakan masuk melalui APBD Perubahan.

Baca Juga  Sah, Asmawardi Nahkodai DPD PAN Kutai Timur Dengan Struktur Baru.

“Tahun ini kita akan membuat dokumen FS-nya dulu. Karena alhamdulillah ini perjalanan panjang juga, kita melalui tahapannya termasuk survei dari BPTD Kementerian Perhubungan karena ini adalah kewenangannya,” pungkas Abdul Muis.

Keberadaan UPPKB ini nantinya sangat vital bagi Kutim guna mengawasi dan mengendalikan kendaraan angkutan barang, sekaligus menjaga keselamatan berlalu lintas dan melindungi infrastruktur jalan di daerah. (adv/Diskominfo Kutim)

911Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur
Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:59 WITA

TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Berita Terbaru