
SANGATTAKU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur memperkuat penanganan stunting melalui integrasi layanan Posyandu dengan pelayanan kesehatan primer. Langkah tersebut dilakukan dengan memperluas pemantauan kesehatan masyarakat, mulai dari ibu hamil hingga tumbuh kembang balita.
Kepala Dinkes Kutai Timur, Yuwana Sri Kurniawati, menerangkan penguatan layanan tersebut menjadi bagian dari program Pelayanan Terpadu dan Serentak untuk Menuntaskan Stunting (Pentas Kutim). Pelaksanaannya mengintegrasikan Posyandu ke dalam layanan Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Melalui layanan tersebut, pemantauan dilakukan sejak masa kehamilan, terutama terhadap ibu hamil yang mengalami anemia maupun Kekurangan Energi Kronis (KEK). Pemeriksaan dan pemantauan tersebut menjadi bagian dari intervensi untuk mengidentifikasi kondisi yang dapat meningkatkan risiko bayi lahir stunting.
Sementara pada kelompok balita, pemantauan dilakukan melalui penimbangan dan pemeriksaan pertumbuhan secara berkala di Posyandu. Hasil pelayanan kemudian dicatat secara daring dan terhubung dengan sistem Kementerian Kesehatan untuk mendukung pemantauan oleh tenaga kesehatan.
Yuwana menerangkan, penguatan intervensi dan pemantauan tersebut berjalan seiring dengan perubahan capaian prevalensi stunting di Kutai Timur.
“Dari 16 persen turun menjadi 12,86 persen,” terang Yuwana singkat.
Selain perubahan prevalensi, partisipasi masyarakat dalam penimbangan balita juga menunjukkan peningkatan. Berdasarkan rekapitulasi data hingga 31 Agustus 2026, tingkat partisipasi penimbangan mencapai 54,91 persen, dari sebelumnya yang berada di kisaran 34 persen.
“Partisipasinya dalam penimbangan anak itu sudah 54,91 persen,” jelasnya.
Peningkatan partisipasi tersebut memberikan data yang lebih rutin mengenai kondisi pertumbuhan balita. Data hasil penimbangan selanjutnya dapat digunakan tenaga kesehatan untuk menentukan tindak lanjut berdasarkan hasil pemantauan masing-masing anak. (adv/Diskominfo Kutim)





















