DPRD Kutim Gelar Rapat Paripurna ke-23 tentang Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Dua Raperda Usulan Pemkab

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna ke-23 Masa Persidangan ke-III Tahun 2023/2024 di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Kecamatan Sangatta, pada Selasa (14/5/2024). Rapat ini membahas tentang pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua rancangan peraturan daerah (Raperda), yaitu Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, serta tentang Ketertiban Umum.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kutim, Joni, didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Kutim, Asti Mazar Bulang, dan Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan. Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Poniso Suryo Renggono, Sekretaris Dewan (Sekwan) Juliansyah, serta 21 anggota DPRD, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

“Dengan dihadiri dan ditandatangani sebanyak 21 orang anggota DPRD Kabupaten Kutim. Maka, dengan mengucapkan Bismillah, rapat paripurna ke-23 masa persidangan ke-III tahun sidang 2023/2024 dengan acara penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap dua buah Raperda Kutim tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, serta tentang Ketertiban Umum. Dengan ini saya nyatakan dibuka,” ujar Joni mengawali pembukaan rapat.

Selanjutnya, Joni menjelaskan bahwa agenda rapat kali ini adalah membahas penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap dua buah Raperda.

“Selanjutnya, acara akan dilanjutkan dengan penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap dua buah Raperda Kutim oleh perwakilan dari masing-masing fraksi,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia memberi kesempatan kepada masing-masing fraksi untuk menyampaikan pemandangan umum mereka terkait dua buah Raperda Kutim, yakni Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, serta Raperda tentang Ketertiban Umum.

“Untuk kesempatan pertama, pemandangan umum akan disampaikan oleh Muhammad Ali, mewakili Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP),” kata Joni.

Baca Juga  Belum Tuntas, Joni Minta Pemerintah Segera Rampungkan Jalan Ringroad

Selanjutnya, Muhammad Ali mewakili Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan, menanggapi terkait Nota Pengantar Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, serta Raperda tentang Ketertiban Umum, fraksi PPP menganggap Perda tersebut perlu dibuat untuk menimbulkan rasa aman dan nyaman di masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sosialnya.

“Pemerintah memiliki kewajiban menyediakan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,” ujar Muhammad Ali.

Dirinya mengatakan, suasana tentram dan tertib adalah kebutuhan dasar manusia, baik secara individu maupun kelompok dalam melaksanakan aktivitasnya.

Lebih lanjut, Fraksi PPP memberikan apresisasi terkait adanya perubahan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang tidak lagi sesuai dengan dinamika ekonomi masyarakat.

“Dengan menambahkan adanya faktor sosiologis, politis, geografis dan kemajuan teknologi. Diharapkan dapat meningkatkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” pungkasnya. (AD01/DPRD)

795Dibaca

Berita Terkait

P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur: Pendapatan Rp5,73 Triliun, Belanja Rp5,71 Triliun
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Sebesar Rp5,71 Triliun, Ini Rencana Alokasinya
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen
Penjelasan Ardiansyah Sulaiman Soal Bias Pemahaman Belanja Operasional dan Belanja Modal
Pemkab Kutim Ungkap Laporan Keuangan 2024, Realisasi Pendapatan Capai Rp10,44 Triliun
Pandangan Akhir Fraksi GAP, Tekankan Implementasi RPJPD Harus Konsisten
Fraksi PPP Dorong Pemerintah Maksimalkan Potensi Pendapatan Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:04 WITA

P-KUA dan P-PPAS 2026 Disepakati dalam Paripurna DPRD Kutai Timur

Selasa, 25 November 2025 - 08:41 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur: Pendapatan Rp5,73 Triliun, Belanja Rp5,71 Triliun

Selasa, 25 November 2025 - 08:21 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Sebesar Rp5,71 Triliun, Ini Rencana Alokasinya

Selasa, 25 November 2025 - 08:07 WITA

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen

Selasa, 25 November 2025 - 08:01 WITA

Penjelasan Ardiansyah Sulaiman Soal Bias Pemahaman Belanja Operasional dan Belanja Modal

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU

Jumat, 2 Okt 2026 - 08:09 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Kamis, 1 Okt 2026 - 09:42 WITA