Bupati Kutai Timur Fokus pada Transformasi Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pentingnya transformasi ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam sesi wawancara usai menyampaikan Nota Pengantar Pemerintah Daerah terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kutai Timur Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna XXXIII DPRD Kabupaten Kutai Timur Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024/2025 pada Selasa, 19 Maret 2025.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman (tengah) didampingi Wakil Bupati, Mahyunadi (kanan) saat diwawancarai awak media (*/MMP)

Menurut Ardiansyah, pertumbuhan ekonomi daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Meskipun ini bukan indikator, karena memang terlepas itu indikatornya antara kesejahteraan dengan pertumbuhan ekonomi. Tetapi dengan misi transformasi ekonomi yang akan kita buat, kita ingin kalau secara makro PDRB itu kan hitungannya secara makro. Pertumbuhan ekonomi juga secara makro,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan mendorong pengolahan kegiatan ekonomi dengan melibatkan masyarakat secara luas, terutama melalui pengembangan industri UMKM dan industri kerakyatan. Selain industri padat modal yang didominasi pengusaha besar, pemerintah juga akan mengembangkan industri padat karya berbasis masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya ini, UMKM akan diberikan kesempatan untuk mengolah bahan baku lokal menjadi produk jadi, seperti coklat dan pisang.

“Kontribusi pemerintah adalah menyiapkan infrastrukturnya, menyiapkan rumah produksi serta mesin-mesin produksi yang dikelola oleh masyarakat melalui UMKM. Dari mereka, oleh mereka, untuk semua. Ini yang sedang saya dan Pak Wakil rancang. Mudah-mudahan dalam lima tahun ini, tetapi target saya 2028, hasilnya sudah bisa kita lihat,” imbuhnya.

Bupati juga menegaskan bahwa meskipun Kutai Timur masih bergantung pada sektor pertambangan dan migas, upaya diversifikasi ekonomi terus dilakukan.

Baca Juga  Diskop UKM Siap Bawa dan Promosikan Produk UMKM Kutim, Baik Tingkat Regional Maupun Nasional

“Kita tidak bisa melepaskan diri, tetapi kita akan mengangkat sektor lain. Migas dan batubara tetap menjadi penyumbang terbesar dan itu tidak bisa dihilangkan. Karena ternyata negara juga masih membutuhkan produksi tersebut. Kemarin, dalam penjelasan Menteri SDM, Pak Bahlil, batubara tetap akan diproduksi, minyak tetap akan diproduksi,” terangnya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah akan tetap mengembangkan sektor-sektor yang berkontribusi terhadap pembangunan, baik secara makro maupun mikro.

Dalam pertemuan Zoom Meeting dengan Menteri Dalam Negeri, Ardiansyah mengaku terkejut dengan terobosan yang disampaikan oleh Menteri Transmigrasi. Menurutnya, meskipun tidak secara langsung terkait dengan program transmigrasi, inisiatif tersebut memiliki tujuan yang sejalan dengan upaya pembangunan daerah yang telah disiapkan oleh pemerintah. (*/MMP)

1.3kDibaca

Berita Terkait

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak
Penanganan Jembatan Lembak Bengalon Libatkan Lintas Instansi
Disperkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Swadaya Masuk Cakupan Penanganan Infrastruktur 2026
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Lintasi Tiga Wilayah Perbatasan, Pemcam Rantau Pulung Dorong Percepatan Pemeliharaan Jalan
Debit Air Menyusut Akibat Kemarau, Petani Padi Rantau Pulung Tahan Musim Tanam

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 10:18 WITA

Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Selasa, 15 September 2026 - 07:59 WITA

Penanganan Jembatan Lembak Bengalon Libatkan Lintas Instansi

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WITA

Disperkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Swadaya Masuk Cakupan Penanganan Infrastruktur 2026

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA