Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan kelanjutan program perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan, meskipun daerah tengah menghadapi dinamika penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Komitmen ini diambil sebagai upaya menjaga jaring pengaman sosial masyarakat di tengah tantangan fiskal.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menekankan bahwa pos anggaran yang terkait langsung dengan kesejahteraan rakyat kecil tetap menjadi prioritas utama yang tidak akan tersentuh efisiensi. Pemkab Kutim menargetkan cakupan perlindungan ini dapat menjangkau hingga 150.000 warga yang bekerja di sektor informal.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (M2P/sangattaku)

Penegasan ini disampaikan oleh Ardiansyah saat berada di kawasan pusat pemerintahan Bukit Pelangi. Ia menilai program ini sangat krusial karena memberikan rasa aman dan kepastian bagi pekerja rentan di Kutim dari risiko sosial ekonomi, seperti kecelakaan kerja atau risiko kematian yang dapat mengancam stabilitas keluarga.

Menurut Bupati, keberadaan jaminan sosial ini merupakan hak dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Perlindungan ini mencakup sektor-sektor informal yang seringkali luput dari perhatian, seperti petani, nelayan, pedagang kaki lima, hingga pekerja jasa lepas. Dengan adanya perlindungan ini, diharapkan produktivitas mereka tetap terjaga tanpa dihantui rasa khawatir terhadap risiko pekerjaan.

Bupati Ardiansyah menyatakan bahwa Pemkab telah menyusun strategi khusus agar target 150.000 pekerja rentan dapat tercapai secepatnya. Koordinasi intensif dengan instansi terkait dan sosialisasi ke berbagai kecamatan terus ditingkatkan untuk memastikan seluruh warga yang berhak terdaftar dan terlindungi.

“Program unggulan insyaallah tetap berjalan sesuai rencana. Termasuk jaminan bagi pekerja rentan itu, tetap ya. Kita berkomitmen penuh karena ini menyangkut jaring pengaman sosial masyarakat,” ujar Ardiansyah, menjamin keberlanjutan pendanaan untuk program tersebut.

Baca Juga  Kasmidi Bulang Dorong Peran Sekdes dalam Pengelolaan Data Profil Desa

Ia menambahkan bahwa cakupan yang luas ini merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan perlindungan. Apabila target 150.000 orang ini tercapai, maka mayoritas pekerja informal di Kutim akan memiliki hak perlindungan yang layak dan terstandardisasi.

“Kita akan terus berupaya mencapai target 150 ribu orang itu, agar seluruh pekerja rentan di Kutim memperoleh hak perlindungan yang layak,” tegas Bupati. Konsistensi dalam menjalankan program ini, bahkan di saat anggaran terbatas, menunjukkan fokus Pemkab Kutim dalam menempatkan stabilitas sosial dan kesejahteraan warga sebagai investasi jangka panjang daerah. (adv/Diskominfo Kutim)

1.4kDibaca

Berita Terkait

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak
Penanganan Jembatan Lembak Bengalon Libatkan Lintas Instansi
Disperkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Swadaya Masuk Cakupan Penanganan Infrastruktur 2026
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Lintasi Tiga Wilayah Perbatasan, Pemcam Rantau Pulung Dorong Percepatan Pemeliharaan Jalan
Debit Air Menyusut Akibat Kemarau, Petani Padi Rantau Pulung Tahan Musim Tanam

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 10:18 WITA

Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Selasa, 15 September 2026 - 07:59 WITA

Penanganan Jembatan Lembak Bengalon Libatkan Lintas Instansi

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WITA

Disperkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Swadaya Masuk Cakupan Penanganan Infrastruktur 2026

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA