Tragedi Sungai Lebur: Subli Ditemukan Tewas dalam Perut Buaya Setelah Dilaporkan Hilang

Selasa, 27 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Subli (51), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari siput di Perairan Sungai Lebur, Desa Mandu Pantai Sejahtera, Kabupaten , akhirnya ditemukan dalam perut pada Senin (26/6/2023) sekira pukul 21:00 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) , Melkianus Kotta, menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan bersama Pawang Buaya berhasil menangkap buaya yang dicurigai telah memakan Subli di sekitar Lokasi Kejadian Perkara (LKP).

Buaya yang tertangkap warga, diduga pemangsa Subli yang sebelumnya dikabarkan hilang. (*/ist)

“Pada pukul 21:00 Wita, Tim SAR Gabungan bersama warga melakukan pembelahan perut buaya dan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Melkianus dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, Subli, yang tinggal di Jalan Yos Sudarso, RT 05, RW 01, Desa Mandu, Pantai Sejahtera, Kecamatan , Kabupaten Timur, dilaporkan hilang saat sedang mencari siput. Mandu, Hendra, melaporkan kejadian tersebut pada Senin (26/6/2023) pukul 11:00 Wita. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (25/6/2023) pukul 20:30 Wita.

Kronologis kejadian tragis ini dijelaskan bahwa pada Minggu pagi sekitar pukul 08:00 Wita, Subli seperti biasa pergi mencari sihi atau siput kecil sebagai mata pencahariannya di Sungai Lebur, Desa Mandu, Pantai Sejahtera, Sangkulirang. Namun, hingga pukul 17:00 Wita, Subli belum juga pulang ke rumah. Istri Subli kemudian meminta Jasmin untuk mencarinya. Pukul 21:00 Wita, warga yang sedang mencari Subli menemukan kapal yang biasa digunakan untuk mencari siput terikat di pohon nipah, namun Subli tidak ditemukan.

Pembedahan perut buaya oleh Tim SAR, Subli ditemukan dalam keadaan sudha tidak bernyawa. (*/ist)

Setelah mendapat laporan dari Kepala Desa Hendra, Polsek Sangkulirang turut serta dalam pencarian Subli. Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur, Polsek Kutai Timur, Kutai Timur, keluarga korban, dan masyarakat juga bergabung dalam upaya pencarian tersebut.

Baca Juga  Bupati Kutai Timur Berikan Tanggapan Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terkait R-APBD 2024

Keberhasilan menemukan Subli dalam perut buaya mengejutkan semua pihak yang terlibat dalam pencarian. Tim SAR Gabungan yang dipimpin oleh Pawang Buaya berhasil menangkap buaya yang dicurigai sebagai predator pemangsa Subli. Pembelahan perut buaya dilakukan dengan hati-hati dan akhirnya Subli ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat sekitar dan memberikan pengingat tentang bahaya yang dapat terjadi ketika beraktivitas di perairan yang menjadi habitat hewan-hewan buas. Kepala Desa Hendra mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian ini dan berharap agar masyarakat tetap waspada serta mengambil langkah-langkah keamanan yang tepat saat berada di sekitar perairan.

Pihak berwenang dan tim SAR juga mengimbau agar masyarakat selalu melaporkan kejadian yang mencurigakan serta tetap mengikuti prosedur keselamatan saat beraktivitas di daerah perairan. Kejadian ini menegaskan pentingnya kesadaran akan keamanan dan kewaspadaan, terutama dalam menjaga keselamatan diri dan orang terdekat.

Tim SAR Gabungan dan pawang buaya yang terlibat dalam upaya penyelamatan ini patut diapresiasi atas dedikasi dan kerja kerasnya. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi semua orang akan pentingnya menjaga keselamatan dan menghargai lingkungan alam yang ada di sekitar kita. (*/)

576Dibaca

Penulis : Maulifa Meika Putri

Editor : Yudhie YAV

Berita Terkait

Rekapitulasi Hasil Pileg DPRD Kabupaten Dapil Kutai Timur I Berujung Ricuh
Gadis Berusia 10 Tahun di Sangatta, Digilir Ayah dan Kakak Kandung, Bak Tak Mau Kalah, Ibu Kandung Turut Cabuli Putri Kecilnya
Dukung Pembangunan Gereja HKBP, Manifestasi Nyata Bupati Kutim Wujudkan Toleransi dan Harmoni Keberagaman Beragama
Polres Kutim Bekuk 3 Pelaku Kasus Illegal Oil
Balita di Kutim Mengidap Penyakit Seksual Usai Dicabuli Paman
Kembali Ingin Kuasai Lahan, PT TMR : Silahkan Poktan SM Pelajari Putusan Pengadilan
Viral di Medsos, PT TMR Bantah Serobot Lahan Poktan Subur Makmur
Ini Penjelasan Kadis PLTR Kutim Soal Pemberitaan PT GAM Terkait Lahan

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:31 WITA

Rekapitulasi Hasil Pileg DPRD Kabupaten Dapil Kutai Timur I Berujung Ricuh

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:56 WITA

Gadis Berusia 10 Tahun di Sangatta, Digilir Ayah dan Kakak Kandung, Bak Tak Mau Kalah, Ibu Kandung Turut Cabuli Putri Kecilnya

Senin, 12 Februari 2024 - 17:34 WITA

Dukung Pembangunan Gereja HKBP, Manifestasi Nyata Bupati Kutim Wujudkan Toleransi dan Harmoni Keberagaman Beragama

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:45 WITA

Polres Kutim Bekuk 3 Pelaku Kasus Illegal Oil

Jumat, 19 Januari 2024 - 17:45 WITA

Balita di Kutim Mengidap Penyakit Seksual Usai Dicabuli Paman

Minggu, 17 Desember 2023 - 15:39 WITA

Kembali Ingin Kuasai Lahan, PT TMR : Silahkan Poktan SM Pelajari Putusan Pengadilan

Jumat, 8 Desember 2023 - 13:57 WITA

Viral di Medsos, PT TMR Bantah Serobot Lahan Poktan Subur Makmur

Jumat, 8 Desember 2023 - 12:06 WITA

Ini Penjelasan Kadis PLTR Kutim Soal Pemberitaan PT GAM Terkait Lahan

Berita Terbaru

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini

error: Isi konten ini dilindungi, terima kasih.